HUT ke-72 Persit Kartika Candra Kirana, 20 Penderita Bibir Sumbing Operasi Gratis

HUT ke-72 Persit Kartika Candra Kirana, 20 Penderita Bibir Sumbing Operasi Gratis

Suasana operasi bibir sumbing dalam rangka HUT ke-72 Persit Kartika Candra Kirana.

.CO.ID — Sarti tak bisa menyembunyikan senyum bahagianya, Selasa (6/3/2018), ibu berusia 50 tahun itu seperti mendapat durian runtuh. Pasalnya, bibir sumbing yang diderita dua anak gadisnya sejak lahir akhirnya bisa ditangani melalui operasi. Terlebih tindakan medis itu bisa dijalani Sarti tanpa mengeluarkan duit sepersen pun alias gratis. Anak Sarti adalah salah satu dari 20 penderita bibir sumbing yang mendapat kesempatan pengobatan melalui program bakti sosial operasi bibir sumbing oleh Persatuan Isteri Prajurit TNI AD Kartika Candra Kirana (Persit KCK) Korcab Korem 143/HO.

Kegiatan itu dalam rangka memperingati hari jadi yang ke-72 bagi Persit Kartika Candra Kirana dan Dharma Pertiwi ke-54 tahun 2018. “Saya sangat berterima kasih kepada TNI, khususnya Korem 143/HO. Ini sangat membantu mengurangi beban kami,” ungkap Sarti warga Desa Benubenua Jaya, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara ini, Selasa (6/3/2018). Sarti juga berterimakasih kepada prajurit TNI yang bertugas sebagai Babinsa di desanya. Sebab dari prajurit itulah ia pertama kali mendapat informasi adanya kegiatan operasi bibir sumbing gratis itu.”Awalnya ada Pak Babinsa yang beritahu saya. Akhirnya saya bersama suami memutuskan untuk ke dan difasilitasi oleh Pemerintah Daerah untuk ikut kegiatan ini,” imbuh Sarti.

Ketua Persit Koorcabrem 143/HO, Ibu Desy Dedi Nurhadiman mengungkapkan kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing merupakan salah satu wujud keperdulian Persit Koorcabrem 143 PD XIV Hasanuddin untuk membantu keluarga yang kurang mampu. “Ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa (kemarin) hingga Kamis, yang baru mendapat informasi ini bisa langsung ke RS. dr. Ismoyo Korem,” ujar istri Danrem 143 HO, Kolonel Arm Dedi Nurhadiman itu usai membuka secara resmi baksos tersebut.

Desy Dedi Nurhadiman yang juga Ketua Dharma Pertiwi Provinsi Daerah G itu menambahkan di RS dr Ismoyo sudah siap tim medis yang akan bekerja maksimal untuk kesembuhan pasien. Sementara itu, Kepala Rumah Sakit dr. Ismoyo, dr. Arif Budiman mengungkapkan sampai saat ini terdapat 20 orang pasien yang datang untuk di operasi, 15 orang bibir sumbing dan 5 orang lagi akan operasi langit-langit. “Saya bersama dua rekan saya, dr. Arif dan dr. Herry dari RS Kota sudah siap memberikan tindakan bedah,” katanya.

Lebih lanjut dr.Arif Budiman menyampaikan agar masyarakat tidak sungkan untuk datang ke rumah sakitnya bisa menderita bibir sumbing. “Masyarakat tidak usah kawatir dipungut biaya, semuanya ditanggung pihak rumah sakit. Walaupun waktunya sudah habis kami tetap menerima dan melakukan operasi,” katanya. Usai membuka kegiatan baksos, Ketua Persit Koorcabrem 143/HO, Ibu Dedi Nurhadiman memantau proses operasi. Ibu Dedi Nurhadiman juga terlihat memberikan bingkisan kepada pasien dan menyambangi pasien yang antri menunggu giliran sembari berdiskusi. (ely/b)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.